Arus Peti Kemas Pelabuhan Panjang Lonjak 73,7 Persen di Juni 2026

Kamis, 30 Juli 2026 | 20:13:31 WIB
Arus Peti Kemas Pelabuhan Panjang Naik 73,7 Persen, Ini Pemicunya [FOTO: NET].

JAKARTA - Arus lalu lintas peti kemas di Pelabuhan Panjang, Lampung, merangkak naik secara tajam berkat hadirnya ekspansi layanan pelayaran internasional maupun domestik. PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menginventarisasi volume peti kemas di terminal Panjang melonjak hingga 73,7 persen pada Juni 2026 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Eskalasi tersebut dipicu oleh penambahan kapasitas angkutan internasional lewat pengerahan satu kapal ad hoc kepunyaan Pulau Laut Lines. Di samping itu, peresmian rute pelayaran baru oleh PT Buaya Mas Prima turut menggenjot arus peti kemas antarpulau di lingkup domestik.

Ekspansi layanan ini memperluas opsi konektivitas logistik bagi para pelaku usaha, sekaligus memperkokoh kelancaran distribusi barang dari maupun menuju kawasan Lampung.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan menyampaikan, peningkatan arus peti kemas tersebut mencerminkan peran krusial Pelabuhan Panjang selaku pintu gerbang utama logistik di area selatan Pulau Sumatera.

"Pertumbuhan ini menegaskan bahwa Pelabuhan Panjang memegang peranan yang semakin strategis sebagai gerbang utama arus barang di gerbang selatan Pulau Sumatera. Lonjakan arus peti kemas yang luar biasa pada bulan Juni ini merupakan hasil nyata dari komitmen perusahaan dalam merespons dinamika pasar logistik secara adaptif," ujar Daniel dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan penuturan pihak IPC TPK, lonjakan volume peti kemas turut ditopang oleh keandalan operasional terminal dalam menangani proses bongkar muat, serta sinergi yang solid bersama jajaran perusahaan pelayaran dan para pemangku kepentingan pelabuhan. 

Dukungan terpadu ini memungkinkan pihak terminal mengakomodasi kenaikan permintaan layanan tanpa menghambat kelancaran operasional.

Pihak IPC TPK memandang bahwa pemadatan trafik peti kemas menjadi cerminan pentingnya penguatan jaringan pelayaran demi menopang kelancaran alur rantai pasok. 

Bagi wilayah Sumatera bagian selatan, pertambahan layanan pelayaran diharapkan sanggup mendongkrak efisiensi logistik sekaligus memacu kegiatan ekspor serta penyebaran barang domestik.

"Kami berharap perluasan jaringan pelayaran dari para mitra ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi IPC TPK Panjang dalam memfasilitasi kelancaran rantai di gerbang logistik Sumatera bagian selatan," sebut Daniel.

Terkini