Kemenkes: Harapan Hidup RI Naik 74 Tahun, Kematian Bergeser ke Usia Muda

Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:20:01 WIB
Angka Harapan Hidup RI Jadi 74 Tahun, Tertinggal dari Tetangga [FOTO: NET].

JAKARTAKementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa angka harapan hidup masyarakat Indonesia mengalami peningkatan dari 72 tahun menjadi 74 tahun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), walaupun masih berada di bawah sejumlah negara tetangga.

“Kalau kami lihat usia harapan hidup, menurut BPS naik dari 72 menjadi 74 tahun. Tetapi kalau dibandingkan negara tetangga, Thailand, Malaysia, dan Singapura, kami masih di belakang,” kata Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi, di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Menurut penjelasan Endang, meningkatnya angka harapan hidup ini turut disertai dengan pergeseran pola kematian, di mana kasus kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular kian meningkat.

Ia memaparkan bahwa pola kematian di Indonesia saat ini mulai bergeser ke kelompok usia produktif, yakni rentang usia 35 hingga 60 tahun. Kondisi ini berbeda jika dibandingkan dengan beberapa dekade lalu, saat angka kematian lebih mendominasi pada bayi serta anak-anak.

“Sekarang kami sudah enggak sering dengar lagi kayak gitu. Tetapi sekarang kami makin sering mendengar teman kami lagi serangan jantung atau lagi setelah badminton, serangan jantung,” tutur Endang.

Oleh sebab itu, Kemenkes meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna mendeteksi penyakit lebih awal sebelum memicu timbulnya komplikasi ataupun kematian.

Sejak 1 Februari 2026 sampai dengan 31 Juli 2026, program CKG tercatat sudah menjangkau 73 juta penduduk. Angka tersebut melampaui pencapaian pada periode 10 Februari 2025 hingga 31 Juli 2025 yang menembus 70 juta orang.

Endang menerangkan, pemeriksaan kesehatan ini telah menyasar 1,5 juta bayi baru lahir, 4,5 juta balita dan anak prasekolah, 14,6 juta anak usia sekolah, 43 juta orang dewasa, serta 9,7 juta lanjut usia.

“Kami ingin masyarakat sehat mulai dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Tujuannya bukan hanya hidup lebih lama, tetapi juga hidup lebih sehat,” ungkap dia.

Tags

Terkini