Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina 22 Januari 2026 di Seluruh Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:16:54 WIB
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina 22 Januari 2026 di Seluruh Indonesia

JAKARTA - Update terbaru mengenai harga BBM Pertamina di seluruh Indonesia pada tanggal 22 Januari 2026 menunjukkan penurunan harga pada beberapa jenis bahan bakar. 

Penurunan harga ini mencakup lima jenis BBM yang terpantau mengalami penurunan tarif, termasuk Pertamax dan beberapa varian lainnya. Meskipun begitu, harga Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan signifikan.

Perubahan harga BBM Berdasarkan Tren Minyak Dunia

Harga BBM di Indonesia selalu mengikuti dinamika pasar global. Setiap bulannya, PT Pertamina melakukan evaluasi dan penyesuaian harga bahan bakar berdasarkan pergerakan harga minyak dunia serta nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. 

Dalam hal ini, penurunan harga yang terjadi pada bulan Januari 2026 dipengaruhi oleh tren harga minyak dunia yang mengalami penurunan.

Selain itu, pemerintah juga memegang peranan penting dalam kebijakan penetapan harga BBM. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga BBM di seluruh Indonesia, yang dapat bervariasi antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Daftar Harga BBM Pertamina di Beberapa Wilayah

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada 22 Januari 2026, berikut adalah harga BBM Pertamina di beberapa wilayah di Indonesia.

Provinsi Aceh

Pertamax: Rp 12.500

Pertamax Turbo: Rp 13.400

Dexlite: Rp 13.800

Pertamina Dex: Rp 13.900

Pertalite: Rp 10.000

Biosolar: Rp 6.800

Free Trade Zone (FTZ) Sabang

Pertamax: Rp 11.500

Dexlite: Rp 12.600

Pertalite: Rp 10.000

Biosolar: Rp 6.800

Provinsi Sumatera Utara

Pertamax: Rp 13.050

Pertamax Turbo: Rp 12.500

Pertamina Dex: Rp 13.900

Dexlite: Rp 13.800

Pertalite: Rp 10.000

Biosolar: Rp 6.800

Penurunan Harga di Jawa Barat

Salah satu wilayah yang mengalami penurunan harga BBM signifikan adalah Jawa Barat. Sejak awal Januari 2026, harga Pertamax di daerah ini turun Rp 400, dari Rp 12.750 menjadi Rp 12.350 per liter. 

Selain itu, Pertamax Green juga ikut turun sebesar Rp 350, menjadi Rp 13.150 per liter. Penurunan harga juga terjadi pada Pertamax Turbo, yang sebelumnya dibanderol Rp 13.750, kini hanya Rp 13.400 per liter.

Namun, jenis BBM lainnya, seperti Pertalite dan Solar, tidak mengalami perubahan harga di Jawa Barat. Harga Pertalite tetap bertahan di angka Rp 10.000 per liter, sedangkan Solar tetap dipatok Rp 6.800 per liter.

Kebijakan Pemerintah dan Pertamina Terkait Harga BBM

Salah satu faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga BBM adalah kebijakan pemerintah yang memberikan keleluasaan kepada Pertamina untuk menetapkan harga BBM sesuai dengan kondisi pasar. Pemerintah juga sering kali memberikan subsidi untuk jenis BBM tertentu, guna menjaga kestabilan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Dalam hal ini, Pertalite dan Biosolar adalah dua jenis bahan bakar yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah, dengan harga yang tetap terjaga di angka Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter, meskipun harga minyak dunia mengalami kenaikan. 

Kebijakan ini diambil untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan BBM bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Variasi Harga BBM Antardaerah

Selain perbedaan harga yang mencolok di Jawa Barat, wilayah lainnya juga menunjukkan variasi harga BBM yang cukup signifikan. Di beberapa wilayah seperti DKI Jakarta dan Banten, harga Pertamax tercatat Rp 12.350, sementara harga Pertamax Turbo lebih tinggi, yaitu Rp 13.400. 

Sementara itu, di daerah seperti Papua dan Maluku, harga Pertamax tercatat lebih mahal, mencapai Rp 12.650, meskipun perbedaan harga tersebut masih dalam rentang yang wajar mengingat faktor distribusi yang mempengaruhi biaya operasional.

Selain itu, Provinsi Sumatera Selatan dan beberapa wilayah lainnya juga menunjukkan harga BBM yang hampir seragam, dengan harga Pertamax di kisaran Rp 12.650 hingga Rp 12.950, sedangkan harga Pertalite tetap di angka Rp 10.000 per liter.

Harga BBM Yang Cenderung Stabil

Kendati ada beberapa jenis BBM yang mengalami penurunan harga, harga Pertalite dan Solar tetap stabil. Harga Pertalite yang dipatok Rp 10.000 per liter tidak mengalami perubahan sejak tahun 2022, sementara harga Solar tetap dipertahankan di angka Rp 6.800. 

Ini menunjukkan adanya upaya pemerintah dan Pertamina untuk menjaga kestabilan harga bahan bakar yang lebih terjangkau untuk masyarakat luas, khususnya bagi kendaraan roda dua dan transportasi umum.

Berdasarkan perubahan harga yang terjadi di Januari 2026, terlihat bahwa Pertamina telah melakukan penyesuaian harga terhadap beberapa jenis bahan bakar, terutama yang lebih premium seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex. 

Namun, bagi masyarakat yang menggunakan BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, harga yang tetap stabil menjadi kabar baik. 

Meski begitu, penting untuk memantau perkembangan harga BBM secara berkala, mengingat fluktuasi harga minyak dunia yang dapat mempengaruhi harga jual di Indonesia.

Terkini