JAKARTA - Daun bawang adalah bahan masakan serbaguna yang hampir selalu hadir di dapur.
Mulai dari tumisan, sop, hingga hidangan berkuah, daun bawang menambah aroma dan rasa khas. Namun, daun bawang mudah layu dan berubah warna saat disimpan terlalu lama, membuat sebagian orang terpaksa membuangnya sebelum sempat digunakan.
Dengan teknik penyimpanan yang tepat, daun bawang bisa tetap segar lebih dari seminggu. Tips berikut bisa diterapkan dengan bahan dan perlengkapan sederhana, sehingga daun bawang tetap renyah, hijau, dan wangi seperti baru dibeli.
1. Gunakan Wadah Berisi Air untuk Kesegaran Maksimal
Metode paling sederhana sekaligus efektif adalah menyimpan batang daun bawang dalam wadah berisi air. Cukup masukkan batangnya ke gelas atau toples dengan air setinggi 2–3 cm, lalu letakkan di tempat teduh atau di dalam kulkas.
Air membantu batang daun bawang tetap terhidrasi, mencegah daun cepat kering atau menguning. Pastikan air diganti setiap dua hari agar tetap bersih dan bebas bakteri. Dengan cara ini, daun bawang bisa bertahan lebih lama tanpa kehilangan tekstur dan aroma segarnya.
2. Simpan di Kulkas dengan Teknik Tepat
Kulkas menjadi tempat terbaik untuk menjaga daun bawang tetap segar, tetapi penyimpanannya memerlukan teknik khusus. Bungkus daun bawang dengan plastik berlubang atau masukkan ke wadah kedap udara untuk menjaga kelembapan.
Anda juga bisa memotong daun bawang terlebih dahulu sebelum disimpan. Cara ini memudahkan saat memasak karena daun bawang sudah siap pakai. Dengan metode yang benar, daun bawang dapat bertahan hingga lebih dari satu minggu, tetap renyah, hijau, dan wangi.
3. Gunakan Tisu Basah untuk Simpan Praktis
Jika mencari cara cepat dan praktis, bungkus daun bawang dengan tisu atau kertas basah. Masukkan ke plastik atau wadah tertutup sebelum disimpan di kulkas. Kelembapan dari tisu menjaga daun bawang tidak mengering dan tetap segar.
Metode ini ideal untuk orang yang jarang menggunakan daun bawang, tetapi tetap ingin kualitasnya terjaga. Bagian ujung daun yang biasanya lebih cepat layu pun tetap hijau lebih lama. Cara ini juga mencegah perubahan warna yang cepat, menjaga tampilan daun tetap menarik saat digunakan.
Tips Tambahan untuk Penyimpanan Optimal
Beberapa langkah tambahan akan membantu menjaga daun bawang tetap segar lebih lama:
Pilih daun bawang dengan batang tidak lembek dan hijau cerah.
Jangan mencuci daun bawang sebelum disimpan, karena air dapat mempercepat pembusukan.
Gunakan wadah bersih dan kering untuk mencegah pertumbuhan jamur.
Simpan di rak kulkas bagian bawah yang kelembapannya stabil.
Untuk penyimpanan lebih dari dua minggu, potong daun bawang dan simpan di freezer agar tetap awet.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, daun bawang tetap berkualitas dan siap pakai kapan pun dibutuhkan. Selain praktis, metode ini juga mengurangi pemborosan karena daun bawang yang layu.