TAKJIL KEKINIAN

Jakarta Sambut Ramadan 2026: 8 Spot Berburu Takjil Legendaris Ikonik dan Kekinian yang Wajib Didatangi

Jakarta Sambut Ramadan 2026: 8 Spot Berburu Takjil Legendaris Ikonik dan Kekinian yang Wajib Didatangi
Jakarta Sambut Ramadan 2026: 8 Spot Berburu Takjil Legendaris Ikonik dan Kekinian yang Wajib Didatangi

JAKARTA - Tradisi berburu takjil kembali menjadi magnet utama di ibu kota Indonesia setelah pemerintah menetapkan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026. Aktivitas yang akrab disebut “war takjil” ini tak hanya sekadar mencari hidangan buka puasa, tetapi juga menjadi momentum ngabuburit bersama keluarga dan teman di berbagai sudut Jakarta yang penuh warna. Dalam suasana sore hari menjelang waktu berbuka puasa, deretan lokasi berburu takjil yang menawarkan beragam menu khas tradisional hingga kekinian turut memeriahkan Ramadan di tengah masyarakat ibu kota.

Benhil: Ikon Takjil Legendaris di Jantung Ibu Kota

Bendungan Hilir atau yang lebih dikenal dengan Benhil menjadi lokasi tak boleh dilewatkan bagi para pencari takjil di Jakarta. Kawasan ini sudah puluhan tahun menjadi pusat perburuan takjil yang ramai dikunjungi. Di sini, pengunjung dapat menemukan aneka macam hidangan untuk berbuka puasa, mulai dari bubur kampiun yang otentik hingga nasi kebuli yang kaya rempah. Padatnya pengunjung dan ragam pilihan kuliner menciptakan suasana ngabuburit yang khas dan penuh kehangatan komunitas.

Pasar Santa: Perpaduan Takjil Tradisional dan Kekinian

Beralih ke kawasan Pasar Santa di Kebayoran Baru, lokasi ini kian populer di kalangan generasi muda Jakarta. Tidak seperti pasar takjil tradisional, Pasar Santa menawarkan kombinasi antara kudapan Ramadan klasik dan camilan modern. Di sini, para pemburu takjil bisa mencicipi menu-menu kekinian seperti minuman estetik, dessert unik, serta jajanan kreatif yang digemari oleh Gen Z. Spot ini juga sering menjadi latar foto Instagram yang menarik, membuat pengalaman berburu takjil semakin menarik.

Masjid Sunda Kelapa: Nuansa Spiritual dan Kuliner Betawi

Lokasi berburu takjil berikutnya yang tak kalah menarik adalah sekitar Masjid Sunda Kelapa di Menteng. Kawasan ini tidak hanya menawarkan ragam takjil khas Betawi seperti kue tradisional dan es buah, tetapi juga memberi kesempatan bagi pengunjung untuk langsung menunaikan salat Magrib berjamaah setelah berbuka puasa. Integrasi antara suasana spiritual dan kelezatan kuliner lokal membuat tempat ini memiliki daya tarik tersendiri di waktu sore menjelang berbuka.

Jalan Panjang dan Tebet: Serunya Ngabuburit di Tengah Keramaian Jakarta

Di bagian barat Jakarta, Jalan Panjang dikenal sebagai salah satu jalur paling hidup saat Ramadan. Jalan ini berubah menjadi pasar kaget setiap sore, dengan antrean panjang pengunjung yang ingin berburu gorengan panas sampai minuman segar. Suasananya yang riuh menjadikan Jalan Panjang titik wajib bagi warga Jakarta Barat untuk mencari takjil sambil menghabiskan waktu menjelang azan Magrib. Tebet, di sisi lain, menawarkan pilihan takjil yang sama beragam di sekitar pasar dan stasiun setempat, dari jajanan kaki lima hingga pilihan kuliner ringan yang cocok untuk berbuka saat dalam perjalanan pulang kerja.

Condet dan KBT: Sentuhan Budaya Lokal dan Ngabuburit yang Merakyat

Bagi pencinta cita rasa lokal, kawasan Condet menghadirkan ragam takjil Betawi yang otentik. Sepanjang Jalan Raya Condet, pengunjung akan menemukan berbagai camilan tradisional yang sulit dijumpai di tempat lain, seperti kue basah rumah serta kudapan manis khas yang memanjakan lidah. Sementara itu, di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), pengalaman ngabuburit menjadi lebih merakyat dengan deretan pedagang yang menawarkan menu takjil lengkap dengan harga yang ramah di kantong, cocok dinikmati sambil bersantai di tepi kanal yang sejuk.

Kota Tua: Berbuka Puasa di Tengah Jejak Sejarah

Tak hanya soal kuliner, Kota Tua Jakarta memberi pengalaman berbuka puasa yang berbeda. Di kawasan bersejarah ini, pengunjung bisa menghabiskan waktu sore menjelang buka sambil berjalan-jalan menikmati bangunan kolonial yang ikonik. Di sekitar area Museum Fatahillah hingga Stasiun Jakarta Kota, banyak pedagang takjil yang berjajar, menawarkan pilihan menu berbuka yang lezat. Sensasi ngabuburit sambil menikmati pesona arsitektur klasik menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan wisatawan lokal.

Tradisi berburu takjil di Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas kuliner semata, tetapi juga menjadi perekat kebersamaan masyarakat Jakarta lintas usia dan latar belakang. Dari lokasi legendaris yang sudah dikenal puluhan tahun hingga spot kekinian yang digandrungi generasi muda, setiap destinasi memberikan pengalaman unik yang memperkaya nuansa Ramadan di ibu kota.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index